PANGGIL GUE GEGE AJA! …. (KABAR BUAT PENGGEMAR GOLA GONG)
Ketika lahir, nama yang dipilih bapaknya cukup bagus : Heri Hendrayana Haris. Sunda abis kedengarannya sih. Tapi saya yakin, nama itu bisa diterima ditelinga siapapun. Namun, namanya pengarang dipikirnya lebih enak pake nama pena dong, ya? Maka setiap akhir tulisannya dicantumkannyalah : Gola Gong0). Entah dari mana dan dengan alasan apa nama pena itu dipilihnya. Sumpah kaya raya, saya tak tau. Tapi kedengerannya keren juga dan maskulin buat seorang penulis cowok. Maka dengan bangga dia bilang pada siapa saja “Panggil gue Gege” (mungkin maksudnya GG, singkatan nama penanya).
“Manusia ini langka” Begitu kata Ri, teman saya, yang saya ajak ngobrol sore itu sambil duduk di emperan toko kayak pengemis, sehabis makan mie ayam. Yah kami memang sering nongkrong dengan gaya menyedihkan begitu. “Hanya sedikit penulis kita yang seperti dia. Petualang yang penulis” Sambung Ri.
Terobsesi oleh Max Havelaar1). Dia pernah berpetualang dari tanah kelahirannya hingga Irian seorang diri. Dan menjelajahi 8 negara Asia2) selama 9 bulan hanya dengan sepeda pancal yang dia panggil si Master. Mengangkat ransel dan go. “Hari baru adalah hari yang lain. Karena hari takkan sama dua kali. Maka biarkan kuselalu terjaga di bawah langit yang sama namun tempat yang berbeda” begitulah mungkin apa yang ada di hatinya. Maka diapun rela kesepian di pulau Atol. Menemani nelayan menelikung ikan dengan perahu motor tempelnya . Keracunan, dan hampir mati digigit binatang laut ditepi pantai. Duduk termangu menulis diarinya di batang kayu lapuk di pulau Seram.
Demi mencapai ambisinya menjadi penulis petualang, dia hengkang dari fakultas sastra Unpad. Terlalu teoritis. Itulah pendapatnya. “Aku ingin menulis dari sesuatu yang benar-benar nyata. Aku ingin tau sesuatu yang ada di jalanan” Barangkali itu yang ada di benaknya. “Aku tak ingin hanya menjadi pengkhayal yang memanjangkan imajinasi tanpa menyentuh akar kenyataan. Aku tak ingin menulis cerita tentang mobil mewah dan hidup yang berkilau bagai lampu kristal” Mungkin itu argumen yang tak diucapkannya.
Freddy Mercury bilang : The show must go on. 3)
Cita-cita bukan sesuatu yang hanya diangankan. Tapi cita-cita adalah sesuatu yang harus diupayakan. Jika tidak, cita-cita hanyalah seongok mimpi para penidur. Semua orang bisa bermimpi. Tapi hanya sedikit orang yang mampu membungkus impian lalu menggelarnya di panggung kenyataan. Cita-cita adalah sesuatu yang harus diwujudkan bukan hanya diomongkan. Seperti kata Steve Balmer : Get shit done! 4)
Aku manusia pergi!5)
Maka berangkatlah dia sebagai seorang backpaker. Berkelana dan kesepian. Dia membiayai perjalanannya dengan menulis. Serial Balada Si Roy yang pernah dimuat bersambung di majalah Hai adalah buah penanya—karya yang membuat banyak orang terobsesi menjadi petualang, selain banyak artikel jurnalistik yang dikirimnya ke berbagai koran dan majalah. Dia adalah wartawan tanpa surat kabar6). Setelah puas melahap bumi nusantara. Diapun menjajal bumi asing. Delapan negara Asia berhasil dipijaknya—yang dituturkan secara berseri di majalah Anita Cemerlang7).
Padahal. Padahal tanggannya hanya satu, teman.
Jadi,
masih adakah yang hendak meragukan nyali lelaki yang satu ini. Atau masih adakah alasan yang meremehkan mereka yang cacat untuk mewujudkan impian. Bahkan untuk orang normal pun, dalam budaya kita masih terlalu sedikit yang menganggap petualangan ini sebagai sebuah prestasi yang layak kita acungkan jempol. Kebanyakan orang menganggap hal ini sekedar kegilaan belaka.
“Waktu aku lahir, ari-ariku tidak ditanam. Tapi orangtuaku membuangnya ke sungai” Paparnya. Barangkali tak ada rasio yang dapat menghubungkan antara kegemarannya berpetualang dengan riwayat ari-arinya itu. Namun dengan bangga dia menceritakan masa kecilnya itu. Seolah sang ari-arinya itulah yang menuntun kakinya menjejaki pelosok demi pelosok nusantara. Menemaninya memijakkan tapak Inci demi inci bumi Allah.
Use your illusion! Kata Axl Rose8). Seorang seniman selalu menggunakan ilusi dan imajinasi untuk membangun semangat dalam dirinya. Barangkali begitu seharusnya saya berpikir tentang dirinya. Bukankah hidup lebih kaya dengan imajinasi? Dan lebih berwarna dengan perumpamaan? Baiklah-baiklah anggap saja begitu.
Ri juga setuju.
GG adalah salah satu pengarang pavorit saya. Paling tidak waktu jamannya ada empat orang penulis lokal yang saya selalu tunggu cerita-ceritanya di majalah Hai. Pertama adalah serial Anak-Anak Mama Alin-nya Bubin Lantang. Kedua adalah Legenda Hanoi-nya Y. Gala. Ketiga adalah serial Tom-nya Rohmat Rojadi. Keempat ya Balada Si Roy-nya Gola Gong.
Pada fase kehidupan berikutnya, sang petualang memilih rumah dengan seorang perempuan yang lama menantinya diambang pintu. Mereka membangun bahtera. Menyiapkan petualangan baru dalam format yang berbeda. Sebut saja kekasihnya itu : Tias Tatanka. Dia dan perempuan yang secantik namanya itu, menikah. Mereka telah dikaruniai anak yang sehat wal afiat. Anak sulungnya menuruti jejaknya menjadi penulis diusia yang sangat muda.
Istrinya Tias Tatanka juga seorang penulis. Mereka mendirikan Rumah Dunia dibelakang rumahnya, di Serang, Banten. Suatu impian yang lahir dari jiwanya. Taman bacaan dan rumah bagi mereka yang ingin hobi membaca dan menjadi penulis. Inilah petualangan baru dengan format yang berbeda itu. Sungguh beruntung serang mempunyai putra seperti dirinya.
Namun teman.
Sungguh saya sedih menyampaikan menyampaikan kabar buruk ini. Beberapa waktu yang lalu saya mengunjungi website www.rumahdunia.net . Saya membaca berita dia masuk rumah sakit. Tulang belakangnya hingga ke leher mengalami pengapuran. Sungguh sedih mendengarnya. Orang seperti dia John Wood-nya Indonesia!9), mari kita doakan supaya GG cepat diberi kesembuhan…
Note.
0) di websitenya dia bilang hasil kutak-kutik dari kata goal gong. Goal maksudnya cerpennya itu berhasil dimuat. Gong maksudnya karyanya bergema (terkenal kali).
1)Max Havelaar adalah buku karya Multatuli atau DR. Deuwis Dekker. Orang Belanda yang menentang politik tanam paksa di Indonesia
2)Malaysia, Thailand, Laos, India, Bangladesh, Myanmar, Nepal dan Pakistan.
3)The show must go on adalah judul lagu Queen yang dinyanyikan Freddy Mercuri sang vokalis yang mati karna HIV
4)Steve Balmer adalah tangan kanan Bill Gates di Microsoft Corp. yang membawahi para CEO. Adalah gayanya untuk memerintahkan suatu ide untuk diwujudkan dengan mengatakan : Get Shit Done!
5)Kalimat tersebut saya petik dari serial balada si Roy berjudul : Tolong!
6)Wartawan lepas.
7)Catatan perjalanannya ini akhirnya dibukukan dengan judul Perjalanan Asia diterbitkan oleh Puspa Swara sebagai Seri Wisata Rakyat.
8)Vokalis the most dangerous band in the world : Guns ‘N Roses
9)mantan CEO Microsoft cabang Asia Tenggara yang cabut, buat mendirikan “room to read” organisasi nirlaba yang mendirikan sekolah plus perpustakaan bagi negara-negara tak mampu. Sampai saat ini John berhasil mendirikan lebih dari 5000 sekolah plus perpustakaan, serta mengembangkan “room to grow” program untuk beasiswa ribuan anak tak mampu.
karangs@ti
hometooffice, 23-24042008


semoga lekas sembuh om GG dan diberi kesempatan untuk terus berkarya lagi…